Monday, September 17, 2012

2.4...T.A.H.U.N...B.E.R.S.A.M.A...!

Hari ni genap sebulan arwah papa tinggalkan aku ;
tinggalkan kami semua ;
tinggalkan dunia ni ;

Bagi aku yang hidup bersama dengan arwah hampir 24 tahun ;
terlalu banyak kenangan ;
tawa ;
suka ;
duka ;
berantakkan ;
marah ;
semua aku merasa dengan arwah ;
kata-kata benci terlepas juga saat hati tengah panas ;
namun itu hanya seketika ;
hakikatnya, tidak bermaksud dan menyayangi sepenuh hati ;
siapa x sayang ayah? betul x? ;

Baru kini aku tahu kenapa arwah selalu minta aku dan anak2 lain dekat dengan dia ;
Sebab dia tahu dia akn pergi ;
Baru kini aku tahu kenapa arwah selalu nak anak2 telefon dia ;
sebab dia tahu kami takkan ada peluang lagi mendengar suara dia ;
Baru kini aku tahu kenapa arwah marah anak2 walaupun perkara kecil je ;
Sebab dia mahu anak2 fikir apa yang dia fikir, semua untuk masa depan ;
Baru kini aku tahu kenapa arwah suke mengelak bila ingin bergambar, paling tidak pun arwah takkan pandang ke kamera ;
Sebab dia tak nak anak2 terlalu berduka hati menahan rindu ketika menatap wajahnya ;

Aku anak yang manja dengan arwah ;
dalam manja aku memberontak secara senyap ;
ahh, semua tu sudah terlambat jika ingin dibetulkan ;
benarlah kata-kata nasihat ;
ketika ayah ibu masih ada ;
turutilah apa juga rancangan yang telah dirancang walaupun kite terasa rugi dan benci ;
bila mereka tiada, kita akn terkenang segalanya ;
ada baiknya kenapa kita disuruh mengikut ;
ada buruknya jika kite melawan ;

Dari kecil sampailah dewasa ni ;
arwah layan ku masih seperti anak kecil ;
masih risau kalau aku keluar berjumpa rakan2 ;
baru 1jam, arwah sms tanya bile nak balik ;
arwah tanya dah solat ke belum ;
arwah tanya dah makan ke belum ;
sampai suatu ketika, aku berpeluang ke negeri orang ;
kesempatan itu aku guna untuk pergi ke sana ke mari tanpa memberitahu arwah ;
instinct arwah sangat kuat dengan anak2 ;
dia pasti tahu jika aku berada di luar ;
iya atau tidak saje jawapan aku ;
semestinya banyak yang tidak untuk menyelamatkan diri ;
itulah aku ;
anak manja yang terlalu bernafsukan kebebasan bile berada dinegeri orang ;

Tiada guna untuk aku mengenangkan semua tu ;
arwah tetap takkan kembali ;
arwah kini lebih gembira bertemu Pencipta ;
aku pasti ;
biasa untuk manusia mempunyai kelemahan ;
aku sedikit pun tidak marah dengan kelemahan arwah ;
malahan memuji segala kebaikan arwah pada aku ;
aku sangat2 menghargai pengorbanan arwah pada ku ;
cume terkilan, tak sempat beri gaji pertamaku pada arwah ;
tak sempat menyediakan sebuah rumah idamanku untuk arwah ;
tak sempat itu...tak sempat ini... banyak yang tertangguh ;

Tapi, aku bersyukur ;
dari arwah mula2 menunjukkan tanda uzur ;
aku ada disisinya ;
dari arwah sudah tidak mampu untuk memandu jauh ;
aku ada menjadi drivernya ;
dari arwah teringin nak makan makanan yang dia tak biasa makan ;
aku ada untuk membelinya ;
aku risau, tapi aku cuba positif ;
sehingga ke wad, dan diberitahu mengenai 'benda asing' di pancreas arwah ;
aku tahu..aku bakal berhadapan dengan 'ujian penting' ;
tiap2 hari, awal pagi aku ke hospital untuk menemani arwah ;
bergilir menjaga, bersabar menahan kerenah ;
tiap2 saat berdoa ;
bila arwah mengerang sakit, hati aku menangis ;
tak mampu melihat dia terseksa ;
arwah bukanlah seorang yang mampu menahan sakit ;
jika luka sikit di jari pun arwah dan merengek macam anak kecil ;
apatah lagi menahan sakit di dalam yang tak mampu arwah tahan ;
MasyaAllah, semangat berjuang tu masih kuat dalam diri arwah ;
dia yang menanggung rasa sakit, hanya dia yang tahu ;

Banyak yang arwah rancangkan untuk kami ;
semuanya nampak tergesa-gesa ;
memang telah dirasakan masanya semakin hampir ;
arwah hadiahkan ku emas ;
katanya aku tiada barang kemas ;
perempuan kena ada perhiasan diri ;
padahal, aku sendiri yang tidak gemar memakai barang kemas ;
arwah juga hadiahkan mama emas ;
arwah juga hadiahkan abgku jam tangan ;
itulah nafkah terakhir arwah untuk kami ;

Banyak juga yang arwah pesankan pada kami ;
Adik beradik jangan bergaduh ;
suka atau tidak kena berbaik ;
solat jangan tinggal ;
lepas solat amalkan berzikir ;
jangan berhutang ;
jaga mama baik2 ;
jaga diri ;
banyak lagi, banyak yang arwah katakan ;

[*aku berhenti menulis utk sementara, tak mampu menahan sebak.. tiba masa aku kuat, aku sambung :| ]



Wednesday, July 4, 2012

D.O.A...N.I.S.F.U...S.Y.A.A.B.A.N...

Bismillahirahmanirahim..

Malam in malam Nisfu Syaaban;

Ya Rahman,
Berdendangkan alunan Surah Yaasin, sayu hati aku mengenangkan dosa-dosa aku, Ya Allah;
Apakah layak untuk aku bergelar hambaMu?
Apakah layak untuk aku memegang amanah yang telah Engkau perintahkan padaku sewaktu roh aku di atas sana?
Permainan apakah yang aku sedang mainkan ini Ya Allah?
Mudah saja aku mengingkariMu;

Ya Rahim,
Lima kali sehari aku mendengar panggilanMu;
Namun tidak sekali pun aku menyahut..
Cuma aku menyahut tatkala hati terasa ingin..
MashaAllah...celakanya hambaMu ini, Ya Allah;
Bukan tiada kesedaran dalam diri;
Malah aku cemburu melihat hambaMu yang rajin berjumpa denganMu;
Aku mahu seperti itu;
Aku mahu mengadu padaMu dari mengadu di facebook, tumblr atau twitter;
Aku ingin menjadi hambaMu yang sentiasa ingatMu dan tenang dalam percaturan dunia;
Namun aku lebih utamakan duniawi dan kepuasan diri tanpa mempedulikan bahawa segalanya adalah dariMu jua, Ya karim;

Ya Fattah(Maha Pembuka),
Tunjukkan padaku jalan kebenaran;
Tunjukkan padaku bahawa aku masih disayangiMu;
Balaslah segala kejahatan aku;
Balaslah segala kesalahan aku;
Matikanlah nafsuku;
Matikanlah aku Ya Allah!
Matikan aku dalam dakapan rahmat dan kasih sayangMu Ya Allah!

Ya Sami'(Maha Pendengar),
Ampunkan kekhilafan ku;
Ampunkan kerakusan nafsuku;
Ampunkan setiap anggota tubuhku;
Ampunkan akal dan hatiku:
Ampunkan kesalahan besar selama 24 tahun aku di dunia ini;
Di mana sedikit pun aku tidak merasa sebarang kebaikan yang aku lakukan;
Malah pendirian ku tidak sama dengan tindakan jasadku;
Adakah itu balasan kecil dariMu untuk ku?
Aku tahu ia salah namun aku masih berharap nyawaku dicabut awal sebelum aku terus hayut;
Tapi Kau terus memberi aku peluang untuk menambah amalan untuk bekalan sana;
Amalan yang jelas namun aku masih persiakannya;

Ya Jalil(Maha Sempurna)
HambaMu terlalu banyak di dunia ini;
Namun Kau mampu menjaga malah memberikan sejuta nikmat yang Kau ada;
Aku, hanya mempunyai Kau sahaja namun aku gagal mensyukuri segala pemberian Kau;
Ampunkan aku Ya Allah!!
Ampunkan aku!
Bantulah aku Ya Allah;
Bantulah aku, peganglah aku, pimpinlah aku dalam mencari jalanMu semula;
Apa jua cara Ya Allah, cucilah semula hati aku ini seperti mana yang Engkau perintahkan ke atas Malaikat Jibril as dan Mikail as mencuci hati Baginda Rasulullah saw;
Aku merayu padaMu Ya Allah;
Aku merayu untuk menjadi sehelai kain putih semula;

Powered by Blogger.